Sejarah Cadas Pangeran Sumedang yang Memilukan

5 Kuliner Makanan Khas Sumedang
5 Kuliner Makanan Khas Sumedang
sejarah gunung kunci Sumedang
Sejarah Gunung Kunci Sumedang

Sejarah Cadas Pangeran Sumedang yang Memilukan

sejarah cadas pangeran sumedang

Sejarah Cadas Pangeran Sumedang yang Memilukan –¬†Sejarah cadas Pangeran Sumedang sudah sangat terkenal di telinga seluruh warga Sumedang sendiri. Bahkan mungkin oleh masyarakat kota lain yang masih berada dalam lingkup pulau Jawa. Kisah tersebut berawal dari kekejaman Jenderal Deandels yang menerapkan kerja rodi kepada masyarakat Sumedang saat itu dalam pembangun jalur Anyer-Panarukan.

Sejarah cadas pangeran Sumedang itu berawal pada saat pembangunan tersebut, Deandels memperlakukan masyarakat pribumi khususnya Sumedang dengan keji dan tidak berbelas kasih. Sebab mereka dipekerjakan tanpa diberi upah atau bahkan bekal makanan yang cukup. Keadaan rakyat Sumedang yang dipaksa kerja rodi tersebut banyak yang meninggal. Jumlah rakyat yang meninggal pada proyek pembuatan jalan tersebut memakan korban hingga ribuan orang. Meskipun sudah banyak rakyat yang melawan namun mereka tetap kalah oleh persenjataan dan kekejaman Deandels.

Sejarah cadas pangeran Sumedang ini berlanjut pada terdengarnya kabar menyedihkan atas rakyat Sumedang yang dipaksa kerja rodi oleh Deandels itu di telinga Bupati Sumedang, Pangeran Kusumadinata IX. Beliau mendengar penindasan yang dilakukan Deandels sudah begitu kejam. Membiarkan rakyat bekerja tanpa peralatan yang memadai, sediaan pangan kurang, serta keadaan alam yang begitu membahayakan, dan faktor penyakit. Deandels tidak memperdulikan hal tersebut.

Keadaan lokasi pembangunan jalan tersebut memang masih berupa batu cadas. Sehingga kesulitan pengerjaan proyek Deandels tersebut mengakibatkan banyak korban jiwa. Sehingga sejarah cadas pangeran Sumedang ini ditandai dengan majunya Pangeran Kusumadinata IX menyatakan keberaniannya menentang Deandels. Saat itu beliau mengulurkan tangan kirinya untuk menyambut uluran tangan Deandels, sembari tangan kanannya menghunuskan sebuah keris. Baca juga indahnya tujuan paket wisata garut

Beliau menyatakan pada Deandels bahwa pekerjaan yang dibebankan pada rakyatnya itu terlalu berat dan kejam. Bahkan Deandels ditantang duel satu lawan satu. Karena situasi mendesak, Deandels berjanji akan membiarkan rakyat pribumi hanya mengerjakan pekerjaan ringan. Namun itu hanya tipu muslihatnya. Beberapa hari kemudian ia mendatangkan bala tentara dan pada akhirnya terjadi pertumpahan darah dan menewaskan Pangeran Kusumadinata IX dan ribuan rakyat Sumedang. Pada akhirnya untuk mengenang kejadian dan sejarah cadas Pangeran Sumedang tersebut kini jalan bersejarah itu dinamai cadas pangeran.

Related Posts
villapriangan
villapriangan
Villa Priangan jasa sewa villa murah di tanah sunda.villa istana bunga,villa di garut,villa di ciater,villa di lembang,villa di bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *